Hubungan Antara Tingkat Stres Dan Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Di SMK Negeri 4 Malang
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.687Keywords:
Siklus Menstruasi, Tingkat Stress, Aktivitas Fisik, Remaja PutriAbstract
Gangguan siklus menstruasi merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri, dengan prevalensi mencapai 45% secara global dan 13,7% di Indonesia, terutama pada tahun pertama menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stress dan aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada siswi SMK. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 86 siswi dipilih melalui stratified sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stress dan siklus menstruasi (r = 0,039; p < 0,05). Sedangkan tingkat aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan pada siklus menstruasi (r = 0,328; p > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tingkat stress yang dialami remaja putri sangat perlu untuk diperhatikan.




