Pemberian Intervensi Berbasis Dukungan Autophagy Terhadap Fungsi Neurologis Pada Pasien Stroke Iskemik Dengan Pendekatan; Case Report

Authors

  • Husnur Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Erna Rochmawati RSUP. Dr. Muhammad Hoesin Palembang

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.691

Keywords:

Autophagy, Stroke Iskemik, Time-Restricted Feeding, Neuroproteksi, Asuhan Keperawatan

Abstract

Latar Belakang: Stroke iskemik tetap menjadi tantangan global sebagai penyebab utama disabilitas jangka panjang. Di Indonesia, prevalensinya terus meningkat. Autophagy, sebuah mekanisme homeostasis seluler yang mendaur ulang protein rusak, kini muncul sebagai target terapeutik inovatif melalui pendekatan keperawatan neuroprotektif untuk menyelamatkan area penumbra iskemik. Tujuan: Laporan kasus ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh implementasi asuhan keperawatan berbasis aktivasi autophagy terhadap perbaikan fungsi neurologis dan fungsional pada pasien stroke iskemik. Laporan Kasus: Tn. MA (58 tahun) masuk dengan keluhan wake-up stroke, hemiparesis dextra (kekuatan otot 2/5/3/5), disartria, dan vertigo sentral akibat infark subakut di pons paramedian dan serebelum. Pasien memiliki riwayat hipertensi tidak terkontrol dan DM tipe 2 dengan kadar HbA1c 13,3 % (hiperglikemia berat Intervensi keperawatan yang diberikan mencakup strategi induksi autophagy melalui Time-Restricted Feeding (TRF) dengan puasa 3 hari awal, kemudian dilanjutkan dengan jendela makan 8 jam, disertai kontrol glikemik presisi. Hasil: Setelah 5 hari intervensi, terjadi peningkatan signifikan pada parameter klinis. Skor NIHSS menurun drastis dari 12 (defisit sedang) menjadi 6 (defisit ringan). Kekuatan otot meningkat menjadi 4/5/4/5, dan kemandirian fungsional (Barthel Index) melonjak dari ketergantungan berat (skor 45) menjadi ketergantungan ringan (skor 75). Meskipun dalam kondisi glikotoksik, pendekatan TRF menunjukkan toleransi yang baik tanpa insiden hipoglikemia, mempercepat resolusi edema neuron dan mendukung neuroplastisitas. Kesimpulan: Integrasi strategi induksi autophagy dalam asuhan keperawatan stroke terbukti efektif memitigasi apoptosis neuron dan mempercepat pemulihan fungsional. Paradigma baru ini menggeser peran perawat dari sekadar dukungan motorik konvensional menuju manajemen strategis pada level modulasi biokimia seluler, memberikan dasar empiris bagi pengembangan protokol rehabilitasi stroke integratif yang lebih progresif.

Published

2026-04-17

How to Cite

Husnur, H., & Rochmawati, E. (2026). Pemberian Intervensi Berbasis Dukungan Autophagy Terhadap Fungsi Neurologis Pada Pasien Stroke Iskemik Dengan Pendekatan; Case Report. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 1305–1312. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.691

Issue

Section

Articles