Efektivitas Pemberian Rebusaan Air Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Terhadap Keputihan Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Baja
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.695Keywords:
Keputihan, Remaja, Herbal, Daun Sirih MerahAbstract
Keputihan (flour albus) merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti infeksi saluran kemih, gonore, hingga HIV/AIDS apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu alternatif penanganan non-farmakologis adalah penggunaan daun sirih merah yang memiliki kandungan antiseptik alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian rebusan air daun sirih merah terhadap keputihan pada remaja putri di wilayah kerja puskesmas Lubuk Baja Kota Batam. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan pemberian rebusan air daun sirih merah dua kali sehari selama 7 hari. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,005), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian rebusan air daun sirih merah terhadap penurunan keputihan pada remaja putri. Kesimpulan penelitian ini adalah rebusan daun sirih merah efektif dalam menurunkan keputihan dan dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan non-farmakologis.




