Hubungan Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Tentang Efek Samping Imunisasi DPT Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Wilayah Kelurahan Pahandut Seberang
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.703Keywords:
Pengetahuan, Kecemasan, Ibu, Imunisasi DPTAbstract
Imunisasi DPT merupakan imunisasi dasar yang sangat penting untuk mencegah penyakit diphtheria, pertussis, dan tetanus pada bayi. Meskipun imunisasi ini terbukti efektif, kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi seringkali dipengaruhi oleh tingkat kecemasan mereka terkait efek samping, seperti demam, nyeri, atau reaksi lokal pada bekas suntikan. Tingkat pengetahuan ibu mengenai manfaat imunisasi dan penanganan efek samping diyakini berperan penting dalam menurunkan kecemasan serta meningkatkan kepatuhan imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan kecemasan terkait efek samping imunisasi DPT pada bayi usia 0–12 bulan di Wilayah Kelurahan Pahandut Seberang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif correlational. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan sebanyak 289 orang. Sampel sebanyak 67 responden diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan kuesioner kecemasan, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Analisis menunjukkan responden dengan pengetahuan baik 43,3%, cukup 38,8%, dan kurang 17,9%. Responden tanpa kecemasan 74,6%, kecemasan ringan dan sedang masing-masing 10,4%, serta kecemasan berat 4,5%. Uji Chi-Square menghasilkan p-value 0,000, menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan kecemasan terkait efek samping imunisasi DPT. Tingkat pengetahuan ibu berhubungan signifikan dengan kecemasan terhadap efek samping imunisasi DPT pada bayi usia 0–12 bulan.




