Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Siswi Kelas VII SMP Negeri 3 Godean
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.704Keywords:
Personal Hygiene, KeputihanAbstract
Masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri di Indonesia adalah kejadian keputihan, di mana perilaku kebersihan diri yang buruk menjadi faktor risiko utama terjadinya infeksi pada organ reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan kejadian keputihan pada siswi kelas VII di SMP Negeri 3 Godean. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 responden yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner personal hygiene dan kuesioner kejadian keputihan yang telah diuji validitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswi memiliki personal hygiene kategori baik (57,4%) dan sebagian besar mengalami keputihan kategori fisiologis (87%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,658, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan kuat antara personal hygiene dengan kejadian keputihan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik praktik personal hygiene yang dilakukan, maka semakin rendah risiko terjadinya keputihan patologis. Penelitian ini diharapkan dapat memotivasi siswi untuk senantiasa meningkatkan perilaku kebersihan diri guna menjaga kesehatan reproduksi mereka.




