Gambaran Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Demam Setelah Pemberian Paracetamol Dan Tepid Water Sponge
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.707Keywords:
Anak, Demam, Paracetamol, Suhu Tubuh, Tepid Water SpongeAbstract
Demam merupakan kondisi yang sering terjadi pada anak dan menjadi salah satu penyebab utama kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan. Secara global, sebagian besar kasus infeksi pada anak disertai dengan demam, terutama di negara berkembang. Kondisi demam dapat menimbulkan berbagai dampak seperti ketidaknyamanan, penurunan nafsu makan, gangguan tidur, dehidrasi, hingga risiko kejang demam apabila tidak ditangani dengan tepat. Penatalaksanaan demam dapat dilakukan secara farmakologis menggunakan paracetamol dan secara nonfarmakologis melalui tindakan Tepid Water Sponge. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran perubahan suhu tubuh pada anak dengan demam setelah pemberian kombinasi paracetamol dan Tepid Water Sponge. Penelitian ini menggunakan desain case report dengan pendekatan pretest-posttest. Subjek penelitian adalah anak dengan demam yang dirawat di Bangsal Ibnu Sina RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Suhu tubuh diukur sebelum intervensi (pretest) dan setelah pemberian paracetamol serta tindakan Tepid Water Sponge (posttest) menggunakan alat ukur yang sama. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat perubahan suhu tubuh sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pengamatan menunjukkan adanya penurunan suhu tubuh pada anak setelah diberikan kombinasi paracetamol dan Tepid Water Sponge dibandingkan dengan suhu tubuh sebelum intervensi. Terjadi penurunan suhu tubuh pada anak dengan demam setelah pemberian paracetamol dan Tepid Water Sponge. Intervensi ini dapat menjadi salah satu tindakan keperawatan untuk membantu menurunkan suhu tubuh dan meningkatkan kenyamanan pasien.




