Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dengan Kualitas Hidup Penderita Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.713Keywords:
Kepatuhan Minum Obat, Kualitas Hidup, Tuberkulosis ParuAbstract
Kepatuhan minum obat merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pengobatan pada penderita Tuberkulosis paru, yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan serta kualitas hidup pasien secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup penderita Tuberkulosis paru di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pederita Tuberkulosis paru di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi dengan sampel 53 orang menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Variabel kepatuhan minum obat diukur menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), sedangkan variabel kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-BREF. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Koreksi Yates. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup penderita Tuberkulosis paru (p = 0,000). Dapat disimpulkan terdapat hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup penderita Tuberkulosis paru. Tenaga kesehatan disarankan untuk meningkatkan edukasi, pendampingan, dan pemantauan pada pasien TB paru, terutama yang menjalani pengobatan >6 bulan agar tetap patuh.




