Gambaran Persepsi Pasien Hemodialisis Dalam Penerapan Prosedur Continuity of Care Pada Penyakit Ginjal Kronis
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.718Keywords:
Continuity of Care, Hemodialisis, Penyakit Ginjal Kronis, Persepsi Pasien, PCCQAbstract
Penyakit Ginjal Kronis (PGK) merupakan kondisi progresif yang memerlukan terapi hemodialisis jangka panjang sehingga penerapan Continuity of Care penting untuk menjamin kesinambungan pelayanan, meningkatkan manajemen diri, dan mencegah komplikasi, yang tercermin dari persepsi pasien terhadap pelayanan yang terkoordinasi dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi pasien dalam penerapan prosedur Continuity of Care pada penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 53 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Patient Continuity of Care Questionnaire (PCCQ) digunakan untuk mengukur variabel Continuity of Care. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi baik terhadap penerapan prosedur Continuity of Care yaitu sebanyak 36 responden (67,9%), sedangkan 17 responden (32,1%) memiliki persepsi yang buruk. Kesimpulannya, gambaran persepsi pasien dalam penerapan prosedur Continuity of Care pada pasien penyakit ginjal kronis di RSUD Arifin Achmad tergolong baik.




