Gambaran Kualitas Hidup Pasien Tuberculosis di Puskesmas Hulonthalangi dan Puskesmas Kota Selatan
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.733Keywords:
EQ-5D-5L, Gorontalo, Kualitas hidup, TuberkulosisAbstract
Prevalensi tuberkulosis masih menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, terutama terkait dampaknya terhadap kualitas hidup pasien selama terapi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas hidup terkait kesehatan pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Hulonthalangi dan Puskesmas Kota Selatan, Kota Gorontalo. Penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang ini melibatkan 105 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner EuroQol Five Dimensions Five Levels dan Visual Analogue Scale. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien tidak melaporkan masalah pada lima dimensi, meskipun nyeri dan kecemasan merupakan keluhan yang paling umum. Skor rata-rata utilitas adalah 0,80 dan skor rata-rata Visual Analogue Scale adalah 87,28, yang mengindikasikan kualitas hidup pasien terkategori baik. Kualitas hidup yang tinggi ini dikaitkan dengan kepatuhan pengobatan yang efektif dan dukungan sosial yang kuat. Kesimpulannya, pasien tuberkulosis di wilayah penelitian mempertahankan persepsi positif terhadap status kesehatan mereka. Tenaga kesehatan direkomendasikan untuk terus memberikan konseling intensif guna mengelola efek samping obat dan tekanan psikologis.




