Pengaruh Aromatherapy Lavender dan Pijat Oksitosin terhadap Peningkatan ASI Pada Ibu Nifas
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.736Keywords:
Aromaterapi Lavender, Pijat Oksitosin, Produksi ASI, Ibu Nifas, Peningkatan ASIAbstract
Masalah produksi ASI yang tidak cukup mASIh sering dialami ibu nifas di Indonesia. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasinya adalah aromaterapi lavender dan pijat oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedua intervensi tersebut terhadap peningkatan produksi ASI. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature review (SLR) dengan pencarian artikel melalui database Google Scholar, PubMed, Semantic Scholar, dan ResearchGate. Kriteria inklusi meliputi artikel terbit tahun 2022–2026, tersedia teks penuh, berbahasa Indonesia atau Inggris, serta menggunakan desain eksperimen atau kuASI-eksperimen. Seleksi dilakukan berdasarkan kerangka PICOS dan dinilai menggunakan Critical Appraisal dari CEBM. Dari 143.403 artikel yang ditemukan, diperoleh 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa aromaterapi lavender dan pijat oksitosin berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan produksi ASI. Kandungan minyak lavender dapat mengurangi stres dan meningkatkan pelepasan hormon oksitosin dan prolaktin, sedangkan pijat oksitosin merangsang kelenjar susu dan melancarkan aliran darah ke payudara. Kombinasi kedua intervensi terbukti lebih efektif dibandingkan penggunaan tunggal. Aromaterapi lavender dan pijat oksitosin merupakan intervensi non-farmakologis yang aman, efektif, dan terjangkau. Kedua metode ini dapat dijadikan alternatif pendukung program pencegahan dan penanganan masalah produksi ASI serta bagian dari asuhan kebidanan komprehensif untuk keberhasilan ASI eksklusif.




