Analisis Faktor Risiko Keterlambatan Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Anak Usia Balita Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.745Keywords:
Balita, Keterlambatan, Pertumbuhan, Perkembangan Anak, Stunting, Faktor RisikoAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia balita di negara berkembang. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data dari ProQuest, PubMed, SpringerLink, dan ScienceDirect tahun 2021–2026, yang diseleksi menggunakan kriteria PICOS serta dianalisis berdasarkan pedoman PRISMA dan penilaian kualitas CEBM. Hasil menunjukkan bahwa status gizi yang buruk, rendahnya asupan protein, kurangnya keragaman pangan, sanitasi lingkungan yang tidak memadai, status sosial ekonomi rendah, serta kurangnya stimulasi dan peran caregiver berkontribusi terhadap keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan anak balita. Intervensi gizi berbasis keluarga, edukasi gizi, program nutrisi Multi domain, serta pemberian makanan tambahan berbasis protein terbukti efektif dalam meningkatkan pertumbuhan linear, perkembangan kognitif, dan status gizi anak. Disimpulkan bahwa faktor gizi, lingkungan, dan pola pengasuhan memiliki peran penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita sehingga diperlukan intervensi komprehensif dan berkelanjutan.




