Penerapan Breastfeeding Dan Baby Massage Terhadap Penurunan Kadar Bilirubin Pada Neonatus Dengan Hiperbilirubinemia

Authors

  • Sania Nurrahmi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Ferika Indarwati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Sri Sustieni RSUD Tidar Magelang

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.749

Keywords:

breastfeeding, baby massage, hiperbilirubinemia, bilirubin, neonatus

Abstract

Hiperbilirubinemia merupakan kondisi peningkatan kadar bilirubin pada neonatus yang memerlukan penatalaksanaan untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus komparatif dengan pendekatan deskriptif pada dua neonatus dengan hiperbilirubinemia di RSUD Tidar Magelang. Kedua subjek mendapatkan terapi standar berupa fototerapi dan breastfeeding, sedangkan satu subjek mendapat tambahan intervensi baby massage selama tiga hari. Kadar bilirubin diukur sebelum dan sesudah intervensi. Kedua subjek mengalami penurunan kadar bilirubin. Pada subjek dengan kombinasi breastfeeding dan baby massage, kadar bilirubin total menurun dari 27,79 mg/dL menjadi 3,78 mg/dL, sedangkan pada subjek dengan breastfeeding saja menurun dari 23,64 mg/dL menjadi 7,28 mg/dL. Penerapan breastfeeding dan baby massage menunjukkan penurunan kadar bilirubin yang lebih besar dibandingkan breastfeeding saja

Published

2026-06-03

How to Cite

Nurrahmi, S., Indarwati, F., & Sustieni, S. (2026). Penerapan Breastfeeding Dan Baby Massage Terhadap Penurunan Kadar Bilirubin Pada Neonatus Dengan Hiperbilirubinemia. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 1915–1920. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.749

Issue

Section

Articles