Hubungan Penggunaan Gadget dengan Kemampuan Bicara dan Bahasa Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.756Keywords:
Penggunaan Gadget, Perkembangan Bicara dan BahasaAbstract
Tumbuh kembang anak tidak dapat dilepaskan dari fungsi bermain yang dimiliki oleh anak, tumbuh kembang masa anak meliputi kemampuan berbahasa, berbicara, kreativitas, bagi tumbuh kembang kognitif dan sosial anak. Fungsi bermain tidak saja dapat meningkatkan tumbuh kembang kognitif dan sosial, tetapi juga tumbuh kembang bahasa, disiplin, tumbuh kembang moral, kreativitas dan tumbuh kembang fisik anak. Data survey dari Januari s/d Agustus 2025 didapatkan jumlah balita 0-5 tahun sebanyak 148 (80,5%), dan balita 2-5 tahun sebanyak 98 jiwa, balita dengan speech delay sebanyak 54 jiwa (36,4%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan kemampuan bicara dan bahasa pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2025”. Penelitian ini merupakan penelitian analitik secara cross sectional, menggunakan uji Chi Square Test Window 25. Penelitian dilakukan pada tanggal 23 Agustus s/d 04 September 2025. Populasi pada penelitian ini adalah balita di Wilayah Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh sebanyak 148 orang, sampel dalam penelitian dilakukan secara Stratified Random Sampling, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 orang. Hasil uji statistik dengan Chi Square didapatkan nilai p-value 0,000 berarti ada hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget dengan perkembangan bicara dan bahasa pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Kesimpulan menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget dengan perkembangan bicara dan bahasa pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh dengan p-value = 0,000. Diharapkan orang tua dapat meningkatkan sikap dalam mengawasi anak dalam bermain gadget dengan membatasi waktu pemakaian gadget.




