Hubungan Status Sosial Ekonomi Dan Perilaku Merokok Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Cibarusah Kabupaten Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.757Abstract
Tuberkulosis merupakan penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih
menjadi masalah kesehatan global. Tingginya angka kejadian tuberkolosis dipengaruhi oleh berbagai faktor,
diantaranya status sosial ekonomi dan perilaku merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
antara status sosial ekonomi dan perilaku merokok dengan kejadian tuberkulosis paru di Puskesmas Cibarusah
Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain descriptive correlation dan
pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 120 pasien TB paru dengan sampel sebanyak 92
responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner
status sosial ekonomi dan GN-SBQ (Glover Nilson Smoking Behavioral Questionnaire). Analisis data
menggunakan uji korelasi spearmen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara status
sosial ekonomi dengan kejadian tuberkulosis paru (p-Value 0,000; r = -0,607) serta terdapat hubungan antara
perilaku merokok dengan kejadian tuberkulosis paru (p-Value 0,031; r = 0,225). Disimpulkan bahwa status
sosial ekonomi dan perilaku merokok berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru.




