Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kesulitan Makan pada Anak Usia Prasekolah di PAUD Kasih Bunda Kota Malang

Authors

  • Yusnia Alfiah Zumroh Poltekkes Kemenkes Malang
  • Naya Ernawati Poltekkes Kemenkes Malang
  • Fitriana Kurniasari Solikhah Poltekkes Kemenkes Malang
  • Erlina Suci Astuti Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.764

Keywords:

Kesulitan Makan, Anak Prasekolah, Sensitivitas Sensorik, Riwayat Kesehatan, Pendidikan Ibu

Abstract

Latar Belakang: Kesulitan makan pada anak usia prasekolah merupakan masalah yang dapat berdampak pada pertumbuhan, perkembangan, serta status gizi anak. Penyebab kesulitan makan meliputi faktor anak (usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan, sensitivitas sensorik, temperamen) maupun faktor orang tua (pendidikan ibu, keterlibatan orang tua, lingkungan makan). Tujuan Penelitian: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesulitan makan pada anak usia prasekolah di PAUD Kasih Bunda Kota Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi sebanyak 65 orang ibu yang memiliki anak usia prasekolah (3–6 tahun). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 39 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi- square. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan signifikan antara riwayat kesehatan anak (P-Value = 0,012), sensitivitas sensorik (P-Value = 0,010), dan pendidikan ibu (P-Value = 0,018) dengan kesulitan makan pada anak usia prasekolah. Sedangkan faktor usia anak, jenis kelamin, temperamen anak, keterlibatan orang tua, dan lingkungan makan tidak berhubungan signifikan (P-Value > 0,05). Hasil analisis multivariat dengan regresi logistik ganda menunjukkan sensitivitas sensorik merupakan faktor dominan yang memengaruhi kesulitan makan pada anak usia prasekolah (P-Value = 0,030). Anak dengan gangguan pemrosesan sensorik memiliki peluang tiga kali lebih tinggi untuk mengalami kesulitan makan dibandingkan anak dengan fungsi sensorik normal (Exp (B) = 3,030; 95% CI: 1,110–8,260). Kesimpulan: Ada hubungan faktor riwayat kesehatan, sensitivitas sensorik, dan pendidikan ibu dengan kesulitan makan. Sensitivitas sensorik menjadi faktor dominan yang memengaruhi kesulitan makan pada anak usia prasekolah di PAUD Kasih Bunda Kota Malang.

Published

2026-08-08

How to Cite

Zumroh, Y. A., Ernawati, N., Solikhah, F. K., & Astuti, E. S. (2026). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kesulitan Makan pada Anak Usia Prasekolah di PAUD Kasih Bunda Kota Malang. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 1569–1586. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.764

Issue

Section

Articles