Efektivitas Swedish Massage untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di Rumah Sakit X
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.773Keywords:
Swedish Massage, Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi, Posyandu Lansia, Tekanan DarahAbstract
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi kardiovaskular, sehingga diperlukan intervensi komplementer yang aman dan mudah diterapkan untuk membantu mengontrol tekanan darah. Swedish Massage merupakan terapi non-farmakologis yang diketahui mampu meningkatkan relaksasi, memperlancar sirkulasi darah, serta menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis. Tujuan dari penerapan intervensi ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas Swedish Massage terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest–posttest with control group, melibatkan kelompok intervensi yang diberikan Swedish Massage dan kelompok kontrol tanpa perlakuan. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah sesi intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji t-dependent dan t-independent. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,002). Kelompok intervensi mengalami penurunan tekanan darah yang lebih konsisten dengan nilai Mean 1,41 (SD 0,401), sedangkan kelompok kontrol hanya menunjukkan perubahan minimal dengan Mean 1,09 (SD 0,001). Temuan ini membuktikan bahwa Swedish Massage lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi dibandingkan tanpa intervensi. Dengan demikian, Swedish Massage dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi komplementer dalam praktik keperawatan gerontik untuk membantu pengelolaan hipertensi secara holistik.




