Pengaruh Intradialytic Leg Exercise dan Kompres Hangat Menggunakan Warm Water Zak (WWZ) Terhadap Penurunan Kram Otot Pada Pasien Hemodialisis
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.777Keywords:
Hemodialisis, Kram Otot, intradialytic leg exercise, Kompres Hangat, Warm Water ZakAbstract
Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan gangguan fungsi ginjal kronis yang menjadi masalah kesehatan global. Salah satu terapi utama pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) adalah hemodialisis, namun prosedur ini sering menimbulkan keluhan, salah satunya kram otot yang dapat mengganggu kenyamanan pasien. Kram otot pada pasien hemodialisis umumnya terjadi akibat perubahan keseimbangan cairan dan elektrolit, serta penurunan perfusi jaringan otot selama proses dialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intradialytic leg exercise dan kompres hangat menggunakan Warm Water Zak (WWZ) dalam menurunkan kram otot pada pasien hemodialisis. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan dua responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Cramp Questionnaire Chart untuk menilai tingkat kram otot sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas kram otot pada kedua responden setelah pemberian intervensi, meskipun respons yang ditunjukkan berbeda. Intradialytic leg exercise membantu meningkatkan sirkulasi dan fungsi otot, sedangkan kompres hangat memberikan efek relaksasi dan meningkatkan kenyamanan. Selain itu, kondisi hemodinamik responden tetap stabil selama intervensi berlangsung. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi intradialytic leg exercise dan kompres hangat menggunakan Warm Water Zak (WWZ)efektif dalam menurunkan kram otot dan aman diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis pada pasien hemodialisis.




