Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman terhadap Status Hemodinamik pada Pasien dengan Gagal Nafas di Ruang Intensive Care Unit (ICU): Studi Kasus

Authors

  • Diana Sinta Wati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Azizah Khoiriyati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Enggar Rubidiyanti RSUD Tidar Magelang

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v9i1.784

Keywords:

Status Hemodinamik, Gagal Nafas, ICU, Terapi Murottal

Abstract

Gagal nafas merupakan kondisi kritis yang dapat menyebabkan ketidakstabilan hemodinamik sehingga memerlukan penanganan komprehensif di ruang ICU. Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat digunakan adalah terapi Murottal Qur’anic, yang memberikan efek relaksasi dan berpotensi membantu menstabilkan kondisi fisiologis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi Murottal Surah Ar-Rahman terhadap status hemodinamik pasien gagal nafas di ICU RSUD Tidar Magelang. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu pasien selama 5 hari. Intervensi berupa pemberian Murottal Surah Ar-Rahman dilakukan satu kali sehari selama 10 menit 57 detik. Parameter yang diukur meliputi tekanan darah, Heart Rate, Respiratory Rate, suhu tubuh, saturasi oksigen, dan Mean Arterial Pressure sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya perbaikan parameter hemodinamik. Tekanan darah sistolik menurun dari 146,2 menjadi 133,6 mmHg, diastolik dari 72 menjadi 71,6 mmHg. Heart Rate turun dari 73,6 menjadi 71 x/menit, Respiratory Rate dari 22,6 menjadi 21 x/menit, serta MAP dari 96,2 menjadi 91,6 mmHg. Saturasi oksigen meningkat dari 98,4% menjadi 98,8%, sementara suhu tubuh relatif stabil. Kesimpulannya, terapi Murottal Surah Ar-Rahman berpotensi meningkatkan stabilitas hemodinamik dan dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam praktik keperawatan.

Published

2026-07-08

How to Cite

Wati, D. S., Khoiriyati, A., & Rubidiyanti, E. (2026). Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman terhadap Status Hemodinamik pada Pasien dengan Gagal Nafas di Ruang Intensive Care Unit (ICU): Studi Kasus. Borneo Nursing Journal (BNJ), 9(1), 31–43. https://doi.org/10.61878/bnj.v9i1.784

Issue

Section

Articles