Gambaran Penerapan Bundle PLABSI oleh Perawat di RSUD Arifin Achmad
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v9i1.795Keywords:
PLABSI, Bundle PLABSI, Perawat, Kateter IntravenaAbstract
Peripheral Line Associated Bloodstream Infection (PLABSI) merupakan infeksi aliran darah yang meningkatkan
lama rawat inap, biaya, dan risiko komplikasi, sehingga diperlukan pencegahan melalui bundle PLABSI.
Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan bundle PLABSI oleh perawat di RSUD Arifin Achmad
Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan sampel 74 perawat menggunakan teknik
total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, serta dianalisis
secara univariat. Hasil menunjukkan penerapan bundle insersi berada pada kategori baik (51,4%), sedangkan
bundle maintenance pada kategori sangat baik (78,4%). Sebagian besar indikator menunjukkan kepatuhan tinggi,
terutama pada kebersihan tangan dan pengelolaan infus, meskipun beberapa aspek masih perlu ditingkatkan.
Disimpulkan bahwa penerapan bundle PLABSI oleh perawat berada pada kategori sangat baik. Rumah sakit
disarankan mempertahankan dan meningkatkan kepatuhan melalui audit dan pelatihan berkelanjutan.




