Peningkatan Kesadaran Remaja Putri terhadap Pencegahan Stunting melalui Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan di Pondok Pesantren Istiqomah Muhammadiyah Samarinda

Authors

  • Giena Tiara Werdhianti Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Ikhsan Ali Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Abdul Haris Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Almira Fahrinda Universitas Mulawarman
  • Annisa Raihanah Putri Dhanny Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Salsabella Agis Suhana Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.806

Keywords:

Stunting, 1000 Hari Pertama Kehidupan, Remaja Putri, Edukasi Gizi, Pencegahan Stunting

Abstract

Angka stunting di Indonesia pada tahun 2023 masih berada di angka 21,6%, sementara wilayah Kalimantan Timur dan Kota Samarinda mencatat prevalensi yang lebih tinggi, masing-masing sebesar 22,9% dan 24,4%. Mengingat dampak buruk malnutrisi yang dimulai sejak gestasi hingga anak berumur dua tahun, periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) krusial untuk diintervensi. Remaja putri memegang andil besar dalam memutus rantai stunting masa depan melalui pemahaman yang baik tentang gizi seimbang, anemia, kesehatan reproduksi, serta pemenuhan 1000 HPK. Penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi dampak pemberian edukasi 1000 HPK terhadap tingkat pemahaman remaja putri di Pondok Pesantren Istiqomah Muhammadiyah Samarinda dalam upaya preventif stunting. Menggunakan metode pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest, intervensi dilakukan lewat ceramah serta diskusi interaktif mengenai stunting dan gizi. Sesi edukasi ini diikuti oleh 68 remaja putri, di mana tingkat pengetahuan mereka diukur menggunakan instrumen kuesioner yang telah divalidasi ahli sebelum dan sesudah kegiatan. Data awal menunjukkan rerata skor pengetahuan sebesar 36,68 ± 5,83 (dominan kategori sedang) dan melonjak menjadi 43,68 ± 5,11 (dominan kategori tinggi) pasca-intervensi. Karena hasil uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan sebaran data tidak normal baik pada tahap pretest (p = 0,010) maupun posttest (p < 0,001), analisis dilanjutkan dengan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai p = 1,10 x 10-8 (p < 0,05), mengindikasikan adanya pergeseran skor pengetahuan yang bermakna. Dapat disimpulkan bahwa edukasi 1000 HPK terbukti sukses mendongkrak pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan stunting. Implementasi edukasi di lingkungan institusi pendidikan keagamaan seperti pesantren layak dipertimbangkan sebagai langkah promotif-preventif yang strategis guna mempercepat reduksi kasus stunting nasional.

Published

2026-05-31

How to Cite

Werdhianti, G. T., Ali, I., Haris, A., Fahrinda, A., Dhanny, A. R. P., & Suhana, S. A. (2026). Peningkatan Kesadaran Remaja Putri terhadap Pencegahan Stunting melalui Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan di Pondok Pesantren Istiqomah Muhammadiyah Samarinda. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 1842–1848. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.806

Issue

Section

Articles