Hubungan Perilaku Makan Orang Tua Terhadap Perilaku Food Neophobia Anak Usia 2-5 Tahun

Authors

  • Siti Zahrullah Azizah Poltekkes Kemenkes Malang
  • Duhita Dyah Apsari Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.816

Keywords:

Perilaku Makan, Food Neophobia, Anak Usia 2-5 Tahun

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku makan orang tua terhadap perilaku food neophobia pada anak usia 2–5 tahun di Posyandu Anggrek Kelurahan Ketawanggede Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Perilaku makan pada anak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam menentukan status gizi dan kesehatan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 49 anak dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah Adult Eating Behaviour Questionnaire (AEBQ). Hasil penelitian menunjukkan uji statistik Pearson Chi-Square dengan nilai p value = 0,000. Karena nilai p < 0,05, maka Hipotesis Nol (H0) ditolak dan Hipotesis Kerja (Ha) diterima, sehingga terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara perilaku makan orang tua dengan perilaku food neophobia pada anak usia 2–5 tahun. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara perilaku makan orang tua dengan perilaku food neophobia pada anak usia 2–5 tahun (p = 0,000).

Published

2026-05-28

How to Cite

Azizah, S. Z., & Apsari, D. D. (2026). Hubungan Perilaku Makan Orang Tua Terhadap Perilaku Food Neophobia Anak Usia 2-5 Tahun. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 1777–1786. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.816

Issue

Section

Articles