Analisis Potensi Penyakit Akibat Kerja dan Upaya Pengendaliannya Berdasarkan Dokumen HIRARC pada Proses Produksi Filter F1 Spin On di PT X
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v9i1.846Keywords:
Alat Pelindung Diri, Bahan Kimia Berbahaya, HIRARC, Manufaktur, Penyakit Akibat KerjaAbstract
Potensi penyakit akibat kerja pada proses produksi filter F1 Spin On di PT X dianalisis berdasarkan dokumen Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) untuk mengidentifikasi bahaya kesehatan kerja dan upaya pengendaliannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen HIRARC perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 dari 39 aktivitas kerja berpotensi menimbulkan penyakit akibat kerja akibat paparan bahan kimia dan agen fisik selama proses produksi. Potensi penyakit akibat kerja yang teridentifikasi meliputi gangguan saluran pernafasan, iritasi kulit, dan gangguan mata. Gangguan saluran pernafasan menjadi potensi penyakit akibat kerja yang paling dominan, ditemukan pada 91,7% aktivitas akibat paparan uap adhesive, plastisol, resin, cat, tinta Inkjet, dan bahan kimia pretreatment. Seluruh aktivitas berada pada tingkat risiko Low (L) dengan nilai risiko awal R = 4 yang menurun menjadi R = 1–2 setelah penerapan pengendalian engineering, administratif, dan alat pelindung diri. Penerapan metode HIRARC secara sistematis dapat membantu perusahaan dalam mengidentifikasi potensi penyakit akibat kerja dan menentukan pengendalian yang tepat untuk meminimalkan paparan bahaya kesehatan kerja di industri manufaktur.




