Hubungan Beban Kerja Dengan Tingkat Kelelahan Perawat Di IGD Di RSUD Dr. M.M Dunda Limboto
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.849Keywords:
Beban Kerja, Kelelahan Kerja, Perawat , IGDAbstract
Latar Belakang: Perawat merupakan tenaga kesehatan yang memiliki peran penting dalam pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan tingkat kelelahan perawat di IGD RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 31 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja ringan sebanyak 9 responden (29,0%), beban kerja sedang sebanyak 8 responden (25,8%), dan beban kerja berat sebanyak 14 responden (45,2%), sedangkan kelelahan ringan sebanyak 10 responden (32,3%) dan kelelahan tinggi sebanyak 21 responden (67,7%). Analisis statistik menggunakan uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p-value = 0,0003 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan beban kerja dengan tingkat kelelahan perawat. Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi manajemen rumah sakit dalam menyusun kebijakan terkait distribusi tenaga, pengaturan shift kerja, serta peningkatan kesejahteraan perawat guna menekan risiko kelelahan kerja di masa mendatang secara efektif dan berkelanjutan.




