Analisis Etika Profesional dan Perspektif Islam terhadap Ketidakjujuran Dokumentasi Keperawatan Berdasarkan Sudut Pandang Praktisi dan Ulama
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v9i1.860Keywords:
Kejujuran, Dokumentasi Keperawatan, Perspektif Islam, Manajemen Keperawatan, Keselamatan PasienAbstract
Ketidakjujuran dalam dokumentasi keperawatan, seperti fenomena "tembak data," masih menjadi masalah serius yang mengancam keselamatan pasien dan integritas profesi akibat beban kerja yang tidak seimbang. Praktek pelaporan yang tidak faktual ini tidak hanya melanggar standar akreditasi, tetapi juga mencerminkan adanya krisis moral dalam tanggung jawab profesional perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidakjujuran dokumentasi asuhan keperawatan melalui integrasi etika profesional dan perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif analitis, melibatkan dua perawat pelaksana dan seorang ulama sebagai informan kunci di Kota Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku tidak jujur dipicu oleh tekanan situasional dan lemahnya supervisi manajerial, yang dalam tinjauan Islam dianggap sebagai pelanggaran prinsip amanah dan sidq yang membahayakan jiwa (Hifz Al-Nafs). Simpulan penelitian menegaskan bahwa kejujuran dokumentasi hanya dapat dijamin melalui keselarasan antara fungsi kontrol manajemen keperawatan dan internalisasi nilai spiritual muraqabah (kesadaran akan pengawasan Tuhan) dalam diri perawat. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) target ke-3, yakni menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua usia melalui penguatan integritas layanan kesehatan yang akuntabel.




