Analisis Implementasi Program Return To Work (RTW) Berbasis Fit Grade Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019 Di PT XYZ
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.866Keywords:
Return to Work, Fit Grade, Penyakit Akibat Kerja, PP 82/2019, Industri KimiaAbstract
Kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja merupakan tantangan yang dapat memengaruhi produktivitas pekerja serta keberlangsungan operasional industri kimia. Program Return to Work (RTW) menjadi salah satu upaya strategis untuk mendukung reintegrasi pekerja pascakecelakaan atau penyakit akibat kerja ke lingkungan kerja secara aman dan produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program RTW berbasis Fit Grade di PT XYZ Indonesia Site Merak, mengevaluasi kesesuaiannya dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja, serta menyusun model konseptual RTW yang dapat diterapkan pada industri kimia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi daring bersama tim Environment, Health, and Safety (EHS) PT XYZ Indonesia pada April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program RTW telah diimplementasikan secara sistematis melalui enam tahapan yang didukung oleh dokumen Letter of Recommendation dan Fit Grade Standard. Sistem Fit Grade mengelompokkan pekerja ke dalam empat kategori, yaitu Fit to Work, Fit for Limited Duties, Temporary Unfit, dan Unfit to Work, sebagai dasar penentuan kelayakan kerja dan penyesuaian tugas. Implementasi program secara substantif telah selaras dengan prinsip yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019, meskipun koordinasi formal dengan BPJS Ketenagakerjaan belum terdokumentasi secara eksplisit. Kendala utama yang ditemukan adalah subjektivitas pekerja dalam menilai kondisi kesehatannya. Penelitian ini menghasilkan model konseptual RTW berbasis Fit Grade yang berpotensi menjadi acuan pengembangan program RTW pada industri kimia di Indonesia.




