Analisis Risiko Paparan Kebisingan terhadap Keluhan Pendengaran pada Pekerja Industri Semen di PT X

Authors

  • Natasya Alika Ramadhina Politeknik Ketenagakerjaan
  • Shalwa Amanda Wicaksono Politeknik Ketenagakerjaan
  • Nico Linggi Pongmasangka Politeknik Ketenagakerjaan

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v9i1.867

Keywords:

Kebisingan, Keluhan Pendengaran, Industri Semen, kesehatan kerja

Abstract

Kebisingan menjadi salah satu bahaya fisik yang kerap dijumpai di lingkungan kerja industri semen, khususnya pada area produksi yang mengoperasikan mesin berkapasitas besar secara kontinu. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko paparan kebisingan terhadap keluhan pendengaran pada pekerja industri semen di PT X. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional dengan desain cross-sectional dan penilaian risiko menggunakan metode HIRADC. Sebanyak 30 pekerja area produksi dilibatkan sebagai sampel. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, sementara data sekunder bersumber dari hasil pengukuran kebisingan Plant 5 periode 2023–2025. Analisis dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil pengukuran, sejumlah divisi tercatat memiliki intensitas kebisingan yang melampaui Nilai Ambang Batas 85 dBA/8 jam, antara lain Finish mill, Kiln Production, Electric, Raw mill, Coal Mill, dan Packing. Hasil kuesioner mengungkapkan bahwa 46,7% pekerja mengeluhkan telinga berdenging, 43,3% mengalami penurunan kemampuan mendengar setelah shift kerja, dan 23,3% tidak menggunakan alat pelindung telinga saat bekerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengendalian teknis, pemeriksaan audiometri secara rutin, dan peningkatan kedisiplinan pemakaian alat pelindung telinga perlu diperkuat di PT X.

Published

2026-07-17

How to Cite

Ramadhina, N. A., Wicaksono, S. A., & Pongmasangka, N. L. (2026). Analisis Risiko Paparan Kebisingan terhadap Keluhan Pendengaran pada Pekerja Industri Semen di PT X. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 359–376. https://doi.org/10.61878/bnj.v9i1.867

Issue

Section

Articles