Perbedaan Pengaruh Core Stability Exercise dan Brain Gym terhadap Peningkatan Keseimbangan pada Lansia
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.883Keywords:
Lansia, Core Stability Exercise, Brain Gym, Keseimbangan, Berg Balance ScaleAbstract
Gangguan keseimbangan merupakan masalah yang sering terjadi pada lansia akibat proses penuaan dan dapat meningkatkan risiko ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari. Core Stability Exercise berperan dalam meningkatkan stabilitas postural melalui penguatan otot inti tubuh, sedangkan Brain Gym membantu meningkatkan respons sensorik dan motorik yang berhubungan dengan keseimbangan. Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh Core Stability Exercise dan Brain Gym terhadap peningkatan keseimbangan
pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain pre-test and post-test two comparative group design. Subjek penelitian berjumlah 38 lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dibagi menjadi dua kelompok intervensi yaitu kelompok Core Stability Exercise dan Brain Gym dengan masing-masing kelompok berjumlah 19 orang menggunakan teknik total sampling. Pengukuran keseimbangan dilakukan menggunakan Berg Balance Scale (BBS) sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi diberikan tiga kali per minggu selama empat minggu. Analisis data menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil: Analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan kedua kelompok mengalami peningkatan
keseimbangan yang signifikan (p=0,000; p<0,05). Analisis data menggunakan independent sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua intervensi (p=0,327; p>0,05). Kesimpulan: Core Stability Exercise dan Brain Gym sama-sama efektif dalam meningkatkan keseimbangan pada lansia, namun tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara keduanya.




