Analisis Program Promotif dan Preventif Kesehatan Kerja pada Industri Baja: Studi Observasional di PT X
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.894Keywords:
Industri Baja, Kesehatan Kerja, Program Preventif, Program Promotif, Penyakit Akibat KerjaAbstract
Industri baja merupakan sektor dengan risiko kesehatan kerja yang tinggi akibat paparan kebisingan, debu, asap pengelasan, dan bahan kimia berbahaya. Program promotif dan preventif kesehatan kerja menjadi upaya kunci dalam melindungi kesehatan pekerja dan mencegah penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan program promotif dan preventif kesehatan kerja di PT X serta menganalisis kesesuaiannya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan departemen Health, Safety, and Environment (HSE), dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT X telah melaksanakan program promotif yang meliputi Health talk bulanan, media komunikasi informasi dan edukasi, edukasi digital melalui aplikasi Darwinbox, safety talk harian, senam bersama, serta program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Pada aspek preventif, perusahaan menerapkan Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), pemeriksaan lingkungan kerja setiap enam bulan, pemeriksaan kesehatan berkala (audiometri, spirometri), penyediaan alat pelindung diri, serta prosedur tanggap darurat. Analisis kesesuaian menunjukkan bahwa sebagian besar program telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024, Permenaker PER-02/MEN/1980, dan UU No. 13 Tahun 2003. Namun, terdapat kesenjangan pada aspek biomonitoring logam berat, pemeriksaan kesehatan purna kerja, dan dokumentasi prosedur tertulis program Return to Work. Perusahaan perlu memperkuat surveilans kesehatan berbasis risiko dan dokumentasi program untuk meningkatkan perlindungan kesehatan pekerja secara berkelanjutan.




