Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Sikap Keluarga Pasien Di Ruangan ICU RSUD. Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.910Keywords:
Komunikasi Terapeutik, Sikap Keluarga Pasien, Perawat, ICUAbstract
Komunikasi terapeutik perawat merupakan salah satu bentuk komunikasi professional yang bertujuan membantu
keluarga pasien memahami kondisi pasien serta memberikan dukungan emosional selama proses perawatan di
ruangan Intensive Care Unit (ICU). Lingkungan ICU yang penuh tekanan dan kondisi pasien yang kritis sering
menimbulkan kecemasan serta mempengaruhi sikap keluarga pasien terhadap pelayanan keperawatan. Oleh
karena itu, komunikasi terapeutik yang baik sangat diperlukan untuk membangun hubungan saling percaya
antara perawat dan keluarga pasien. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui Hubungan Komunikasi Terapeutik
Dengan Sikap Keluarga Pasien DiRuangan ICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan desain analtik korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel
penelitian berjumlah 30 responden yang merupakan keluarga pasien ICU, dipilih menggunakan Teknik
Accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi komunikasi terapeutik dan
kuesioner sikap keluarga pasien, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa komunikasi terapeutik kategori baik sebanyak 21 responden (70%) dan kategori cukup sebanyak 9
responden (30%). Sikap keluarga pasien kategori baik sebanyak 23 responden (76,7%) dan kategori cukup
sebanyak 7 responden (23,3%). Hasil uji bivariat menunjukkan uji Chi Square menunjukkan nilai P-value
<0,05, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik dengan sikap keluarga pasien
diruangan ICU
Kesimpulan : Komunikasi terapeutik memiliki hubungan yang signifikan dengan sikap keluarga pasien
diruangan ICU. hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi tenaga Kesehatan khususnya
perawat untuk meningkatkan kualitas komunikasi terapeutik dalam memberikan pelayanan keperawatan secara
holistic kepada keluarga pasien.




