Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Tanggap Darurat Bencana Banjir di Desa Yosonegoro Kecamatan Limboto Barat
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.920Keywords:
Bencana Banjir, Kesiapsiagaan Bencana Banjir, Tanggap Darurat BencanaAbstract
Bencana banjir merupakan salah satu bencana alam yang salah satunya sering terjadi di Indonesia dan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya Kesiapsiagaan masyarakat terkait dengan keadaan untuk mengurangi risiko, korban jiwa, dan dampak sosial saat keadaan darurat terjadi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesiapsiagaan masyarakat dalam tanggap darurat bencana banjir di Desa Yosonegoro. Metode penelitian yang digunakan yakni desain deskriptif kuantitatif dengan populasi penelitian berjumlah 80 orang dengan sampel sebanyak 67 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kesiapsiagaan meliputi pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan bencana, dan mobilisasi sumber daya. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori siap dalam menghadapi bencana banjir. Pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan masyarakat tergolong baik, rencana tanggap darurat cukup memadai, sistem peringatan bencana cukup efektif, serta mobilisasi sumber daya berada pada kategori cukup siap. Adapun kesiapsiagaan masyarakat sudah cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan edukasi, simulasi bencana, dan koordinasi sumber daya agar penanggulangan bencana berjalan dengan optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam meningkatkan program mitigasi, kesiapsiagaan, serta pengurangan risiko bencana banjir melalui pelatihan rutin, penguatan sistem peringatan dini, dan pembentukan tim siaga bencana.




