Pengaruh Pemberian Terapi Teka-Teki Silang terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif pada Lansia Demensia di Desa Mongolato
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.922Keywords:
Demensia, Fungsi Kognitif, Lansia, Terapi Teka-Teki SilangAbstract
Demensia merupakan gangguan penurunan fungsi kognitif pada lansia yang berdampak pada aktivitas sehari-hari. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan fungsi kognitif adalah terapi teka-teki silang (TTS). Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih adanya lansia dengan demensia yang mengalami penurunan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi teka-teki silang terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia demensia di Desa Mongolato. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen Pre-Test and Post-Test with control group. Sampel berjumlah 30 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol masing-masing 15 responden. Pengukuran fungsi kognitif menggunakan MMSE. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi (n = 15) terjadi peningkatan rerata skor fungsi kognitif dari 20,13 menjadi 24,13 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah pemberian terapi teka-teki silang. Sementara itu, pada kelompok kontrol (n = 15). Tidak ditemukan perubahan yang signifikan dengan nilai p = 0,164 (p > 0,05). Kesimpulan: Terapi teka-teki silang berpengaruh terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia demensia di Desa Mongolato.




