Perbandingan Status Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg) Ibu Hamil Trisemester III dengan Profil Leukosit di RSUD dr.Tjitrowardojo Purworejoit
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.934Keywords:
Hepatitis B, HBsAg, Profil Leukosit, Ibu Hamil, Respon ImunAbstract
Latar Belakang : Hepatitis B merupakan penyakit infeksi akibat virus Hepatitis B (HBV) yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama pada ibu hamil dengan risiko penularan vertikal. Status Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg) memengaruhi sistem imun yang dapat dievaluasi melalui profil leukosit dalam pemeriksaan laboratorium rutin. Tujuan : untuk mengetahui perbandingan dan hubungan status HBsAg ibu hamil dengan profil leukosit sebagai respons imun ibu di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik komparatif dengan pendekatan cross sectional berbasis data sekunder rekam medis periode 2024–2025. Penelitian ini melibatkan 798 ibu hamil yang terdiri dari 78 subjek dengan status HBsAg positif dan 720 subjek dengan status HBsAg negatif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan HBsAg dilakukan menggunakan metode Electrochemiluminescence Immunoassay (ECLIA) dan profil leukosit diperoleh menggunakan alat analisis hematologi otomatis. Analisis perbedaan dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney U dan analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan nilai bermakna p < 0,05. Hasil : Terdapat perbedaan bermakna pada leukosit total (p = 0,002), neutrofil, limfosit, monosit, dan eosinofil (p < 0,001), sedangkan basofil tidak menunjukkan perbedaan bermakna (p = 0,401). Status HBsAg menunjukkan hubungan bermakna pada leukosit total, neutrofil, limfosit, monosit, dan eosinofil dengan kekuatan korelasi sangat lemah (r = 0,110–0,183). Kesimpulan : Ibu hamil dengan HBsAg positif menunjukkan peningkatan leukosit total, neutrofil, dan monosit serta penurunan limfosit dan eosinofil yang menunjukkan dominasi respons imun bawaan disertai penurunan respons imun adaptif pada infeksi Hepatitis B.




