Pengaruh Terapi Reiki Terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Sewaktu (GDS) Pada Lansia Penderita DM Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga

Authors

  • Julitha Pristian Neno Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Rona Febriyona Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Nur Uyuun I. Biahimo Universitas Muhammadiyah Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v9i1.941

Keywords:

Diabetes Melitus, Glukosa Darah Sewaktu, Lansia, Terapi Reiki

Abstract

Diabetes Melitus (DM) pada lansia dipicu oleh penurunan fungsi fisiologis tubuh yang berdampak pada sensitivitas
insulin. Terapi reiki merupakan intervensi non-farmakologis yang memanfaatkan energi vital untuk menstabilkan
metabolisme glukosa tubuh. Mengetahui pengaruh terapi reiki terhadap perubahan kadar Glukosa Darah Sewaktu
pada lansia penderita DM di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Penelitian kuantitatif eksperimen (pre-post test
design) dengan melibatkan 20 responden lansia penderita DM. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank
Test. Sebelum intervensi, rata-rata GDS responden sebesar 192.70 mg/dL dan setelah intervensi, rata-rata GDS
menurun sebesar 45.55 mg/dL menjadi 147.15 mg/dL dengan nilai p-value = 0,000 (<0.05). Sebanyak 10 responden
tetap berada di rentang pradiabetes (140–199 mg/dL) karena ketidakpatuhan dalam mengontrol pola makan dan berat
badan. Terapi reiki secara signifikan efektif menurunkan kadar GDS pada lansia penderita DM. Intervensi ini
direkomendasikan sebagai terapi komplementer di Puskesmas, namun pelaksanaannya harus tetap diimbangi dengan
edukasi manajemen diet dan kontrol berat badan pada pasien.

Published

2026-07-08

How to Cite

Neno, J. P., Febriyona, R., & Biahimo, N. U. I. (2026). Pengaruh Terapi Reiki Terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Sewaktu (GDS) Pada Lansia Penderita DM Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Borneo Nursing Journal (BNJ), 9(1), 9–20. https://doi.org/10.61878/bnj.v9i1.941

Issue

Section

Articles