Pengaruh Pemberian Hiperoksigenasi Pada Pasien Yang Terpasang Closed Suction Terhadap Perubahan Saturasi Oksigen Di Ruangan ICU RSAB Batam
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.942Keywords:
Closed Suction, Hiperoksigenasi, Saturasi OksigenAbstract
Penggunaan alat ventilator mekanik mempengaruhi munculnya masalah pada bersihan jalan nafas, diantaranya adalah meningkatnya produksi sputum sehingga diperlukan tindakan perawatan yang tepat. Salah satu intervensi keperawatan yang efektif untuk menjaga kepatenan jalan nafas akibat penumpukan sekret yaitu dengan melakukan tindakan suction. Hiperoksigenasi merupakan tehnik yang terbaik harus dilakukan untuk meningkatkan nilai saturasi oksigen pada setiap prosedur suction. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian hiperoksigenasi pada pasien yang terpasang closed suction terhadap perubahan saturasi oksigen di ruangan ICU RSAB Batam. Metode penelitian yang digunakan jenis rancangan penelitian pra experiment, populasi pada penelitian ini sebanyak 20 orang, instrument penelitian menggunakan alat suction. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian didapatkan rata-rata perubahan saturasi oksigen sebelum pemberian hiperoksigenasi adalah 98,75, rata-rata perubahan saturasi oksigen sesudah pemberian hiperoksigenasi adalah 100. Ada pengaruh pemberian hiperoksigenasi pada pasien yang terpasang closed suction terhadap perubahan saturasi oksigen di Ruangan ICU RSAB Batam dengan p-value 0,025. Penelitian ini dapat menjadi acuan dan evidence-based practice yang kemudian dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan asuhan keperawatan yang komperehensif pada pasien.




