Hubungan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Tibawa
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.960Keywords:
Dukungan Keluarga, ASI Eksklusif, Pemberian ASI, Pertumbuhan Bayi, Cakupan ASIAbstract
Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif masih belum optimal karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah dukungan keluarga. Dukungan keluarga yang baik dapat membantu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Tibawa. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 6–23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tibawa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dengan jumlah responden sebanyak 63 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan lembar observasi pemberian ASI eksklusif. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga sebanyak 33 responden (52,4%) dan responden yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 32 responden (50,8%). Hasil uji statistik diperoleh nilai P-Value = 0,032 (< 0,05), yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif. Dukungan emosional dan penilaian menjadi bentuk dukungan keluarga yang paling dominan diberikan kepada ibu menyusui. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Semakin baik dukungan keluarga, semakin besar peluang ibu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.




