Pengaruh Edukasi Singkat Praoperasi terhadap Tingkat Kecemasan Ibu yang akan Menjalani Sectio Caesarea di RSUD Labuha Kabupaten Halmahera Selatan
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.962Keywords:
Edukasi Praoperasi, Kecemasan, Sectio CaesareaAbstract
Sectio Caesarea merupakan tindakan persalinan operatif yang dapat menimbulkan kecemasan pada ibu akibat ketidakpastian prosedur, risiko tindakan, serta kondisi bayi. Kecemasan praoperasi yang tidak ditangani dapat berdampak pada kondisi fisiologis dan psikologis ibu sehingga diperlukan intervensi berupa edukasi singkat praoperasi oleh bidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi singkat praoperasi terhadap tingkat kecemasan ibu yang akan menjalani Sectio Caesarea di RSUD Labuha Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest pada 60 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang (53,3%), sedangkan setelah intervensi mayoritas berada pada kategori kecemasan ringan (51,7%). Terdapat penurunan rata-rata skor kecemasan dari 25,13 menjadi 17,62 dengan nilai P-Value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh edukasi singkat praoperasi terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu yang akan menjalani Sectio Caesarea, sehingga edukasi praoperasi efektif dalam membantu mengurangi kecemasan pasien.




