Gambaran Dukungan Keluarga pada Pasien Post-Craniotomy di Poli Bedah Saraf

Authors

  • Fandra Nafiz Hefyan Universitas Riau
  • Hellena Deli Universitas Riau
  • Rismadefi Woferst Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.967

Keywords:

Bedah Saraf, Dukungan Keluarga, Post-Craniotomy

Abstract

Latar Belakang: tindakan craniotomy merupakan prosedur pembedahan pada otak yang berisiko menimbulkan dampak fisik, psikologis, sosial, dan reliabilitas pada pasien sehingga pada masa pascaoperasi pasien membutuhkan dukungan keluarga yang optimal, namun tingkat dukungan keluarga pada pasien Post-Craniotomy di pelayanan rawat jalan masih bervariasi Metode: penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Poli Bedah Saraf RSUD Arifin Achmad Pekanbaru pada tanggal 23–31 Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 38 responden yang merupakan keluarga pasien Post-Craniotomy, dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga yang mencakup dukungan informasional, instrumental, emosional, dan penilaian yang telah dilakukan uji validitas dan realiabilitas. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar usia responden adalah 36-45 tahun (42,1%), pendidikan terakhir SD (28,9%), jenis kelamin perempuan (55,3%), dan gambaran dukungan keluarga secara keseluruhan berada pada kategori tinggi (73,7%). Kesimpulan: sebagian besar keluarga pasien Post-Craniotomy telah memberikan dukungan keluarga dalam kategori tinggi, terutama pada aspek dukungan instrumental, emosional, dan penilaian. Keluarga harus meningkatkan dukungan informasional agar proses pemulihan pasien lebih optimal.

Published

2026-08-05

How to Cite

Hefyan, F. N., Deli, H., & Woferst, R. (2026). Gambaran Dukungan Keluarga pada Pasien Post-Craniotomy di Poli Bedah Saraf. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 1394–1400. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.967

Issue

Section

Articles