Hubungan Fear of Missing Out (FoMO) dan Kontrol diri dengan Kecanduan Smartphone pada Remaja SMA Negeri 3 Lamongan
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.992Keywords:
Fear of Missing Out, Kontrol Diri, Kecanduan Smartphone, RemajaAbstract
Perkembangan teknologi dan penggunaan Smartphone yang semakin meningkat pada remaja dapat menimbulkan perilaku kecanduan Smartphone. Faktor psikologis yang memengaruhi kecanduan Smartphone antara lain Fear of Missing Out (FoMO) dan Kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Fear of Missing Out (FoMO) dan Kontrol diri dengan kecanduan Smartphone pada remaja di SMA Negeri 3 Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik cluster sampling berjumlah 196 remaja. Data penelitian dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner ON-FoMO, Skala Kontrol diri dalam Bermedia Sosial, dan Smartphone Addiction Scale-Short Version (SAS-SV) analisis data menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja (68,7%) mengalami FoMO kategori sedang, sebagian remaja (50%) memiliki Kontrol diri kategori sedang, dan hampir sebagian remaja (44,9%) mengalami kecanduan Smartphone kategori tinggi. Terdapat hubungan signifikan antara FoMO dengan kecanduan Smartphone (p = 0,000) (r = 0,239) dan hubungan signifikan negatif antara Kontrol diri dengan kecanduan Smartphone (p = 0,000) (r = -0,311). maka H1 dan H2 diterima. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat FoMO maka semakin tinggi kecanduan Smartphone, sedangkan semakin rendah Kontrol diri maka semakin tinggi tingkat kecanduan Smartphone pada remaja. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara FoMOdan Kontrol diri dengan kecanduan Smartphone pada remaja di SMA Negeri 3 Lamongan. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan remaja mampu meningkatkan Kontrol diri serta menggunakan Smartphone secara bijak agar dapat mengurangi risiko kecanduan Smartphone.




