Hubungan Internet Addiction Dengan Anxiety Pada Mahasiswa Keperawatan Semester 6 STIKes Maharani Malang
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.997Keywords:
Internet Addiction, Anxiety, Mahasiswa KeperawatanAbstract
Internet addiction merupakan permasalahan yang semakin meningkat di
kalangan mahasiswa, khususnya pada lingkungan pendidikan kesehatan dengan
tuntutan akademik yang tinggi. Penggunaan internet yang berlebihan dapat
berkontribusi terhadap gangguan psikologis, termasuk anxiety, yang berpotensi
menghambat prestasi akademik dan perkembangan profesional mahasiswa
keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain
korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 100 mahasiswa
keperawatan semester 6 STIKes Maharani Malang dilibatkan sebagai sampel
menggunakan teknik non-probability sampling dengan total sampling. Internet
addiction diukur menggunakan Internet Addiction Test (IAT), sedangkan tingkat
kecemasan diukur menggunakan Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). Data
dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji korelasi
Spearman rank. Analisis univariat menggambarkan distribusi tingkat internet
addiction dan anxiety pada responden. Analisis bivariat menunjukkan terdapat
hubungan positif yang bermakna secara statistik antara internet addiction dengan
anxiety (r = 0,353, p = 0,000), yang berarti semakin tinggi tingkat internet addiction
maka semakin tinggi pula tingkat anxiety mahasiswa. Terdapat hubungan positif
yang signifikan antara internet addiction dengan anxiety pada mahasiswa
keperawatan semester 6 STIKes Maharani Malang. Temuan ini menekankan
pentingnya skrining dini dan program intervensi terkait perilaku penggunaan
internet guna mendukung kesehatan mental mahasiswa keperawatan.




