Pengaruh Pemberian Sari Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v9i1.998Keywords:
Sari Kurma, Hemoglobin, Ibu Hamil, AnemiaAbstract
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan kadar hemoglobin adalah pemberian sari kurma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kurma terhadap kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja Puskesmas Alah Air tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 ibu hamil dengan anemia yang diambil menggunakan teknik total sampling. Intervensi dilakukan dengan pemberian sari kurma sebanyak tiga kali sehari selama dua minggu. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, seluruh responden mengalami anemia dengan nilai rata-rata Hb sebesar 2,73. Setelah pemberian sari kurma, rata-rata kadar Hb meningkat menjadi 1,33. Secara klinis, 100% responden mengalami perbaikan kadar hemoglobin, dengan 66,7% mencapai kategori Hb normal dan 33,3% masih anemia ringan. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia (p = 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian sari kurma berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.




